DESA AMBOYO UTARA
Kec. Ngabang β€’ Kab. Landak

Sejarah Desa

πŸ“œ Dokumen Resmi Desa

Sejarah Desa Amboyo Utara

 

Pada sekitar sebelum tahun 1980 han yang mana pada waktu itu banyak penataan yang belum rapi tentang masyarakat di pedalaman. Maka pada saat itu belum ada yang namanya Desa, yang ada namanya Kampung, sehingga pemimpinnya dikenal dengan istilah Kepala Kampung. 

Panduduk pada Kampung Jumlah Kepala Keluarga tidak begitu banyak, hanya sekitar 100 Kepala Keluarga. Bantuan Sosial dari pemerintah pada waktu itu sudah ada yang dikenal dengan nama Subsidi yang berupa barang inventaris desa dan juga bantuan pangan dalam bentuk Susu, Bulgur. 

Setelah itu baru ada wacana pemerintah untuk mengubah istilah kampung menjadi nama lain yaitu Dusun. Kemudian dari beberapa Dusun disekitarnya yang berdekatan dibuatlah kelompok besar yang selanjutnya disebut Desa.

Pemimpin yang dulu disebut Kepala Kampung berubah nama menjadi Kepala Dusun kemudian setelah digabung maka munculah nama Desa yang dipimpin Kepala Desa.

Sebelum membentuk desa Pemerintah Daerah menggali ide dari warga setempat untuk menentukan nama desanya sesuai dengan keinginan warga yang tentu dari suara terbanyak. Maka pada waktu itu warga menyampaikan nama desa yaitu Amboyo Utara.

Amboyo adalah sebuah nama tempat yang pada zaman dahulu dihuni oleh sekelompok masyarakat yang sukses dalam bidang pertanian dan menjunjung tinggi adat istiadat secara turun temurun, sedangkan Utara adalah letak posisi dari desa-desa yang lain disekitarnya.

Pada awal terbentuknya desa Amboyo Utara terdiri dari 7 dusun yaitu : Dusun Kelepuk Plasma III, Dusun Tareng Plasma II, Dusun Beram Plasma IV, Dusun Gasing, Dusun Semuhut, Dusun Reo Majau, Dusun Tareng Keniatan, dan pada waktu itu kepala Desa pertama bernama Martinus Maher yang berdomisili di Dusun Kelepuk.

Kemudian seiring bertambahnya penduduk maka terjadilah pemekaran dusun yaitu Dusun Tareng Keniatan menjadi 2 (dua) dusun dengan nama Dusun Tareng Pulai dan Dusun Keniatan dan beberapa tahun kemudian terjadi lagi pemekaran yaitu Dusun Plasma II dipecah menjadi 2 (dua) dengan nama Dusun Tareng Plasma II dan Dusun Plasma 2 Raya.

Sampai saat ini periode kepemimpinan sudah mencapai periode ke 5 (Lima), adapun Kepala Desa di masing-masing periode adalah :

Periode Pertama  : Martinus Maher

Periode Kedua : Johet Malay

Periode Ketiga : Ahian

Periode Keempat : Alimin

Periode Kelima : Alimin

Perkembangan penduduk semakin banyak yaitu sekitar + 1000 KK dan jumlah penduduk sekitar + 5000 jiwa yang terdiri dari beberapa suku : Dayak, melayu, jawa, batak, tionghua yang menyebar dibeberapa dusun.